Daftar Blog Saya

Daftar Blog Saya

Minggu, 18 Mei 2014

Puisi Penyejuk Kalbu

DIA PENJAWAB SEMUA TANYA

Aku mencintaimu
Seperti mendung yang setia pada hujan
Seperti terik yang setia pada panas
Seperti angin yang setia pada kesejukan

Aku mencintaimu
Sebelum aku bisa menafsirkan
Pengertian rasa yang halus menembus naluri

Sesaat, 
Menimbulkan keresahan 
Tanpa bisa terkendali

Satu waktu,
Ada ketakutan
Perasaan ini hanya ilusi
Yang datang dari nafsu tak bertepi

Gamang untuk membaca
Arti rasaku untukmu
Begitu malu mengaku
Aku tertatih menyebut namamu dengan getar rindu

Tuhanku,
Bagaimana bisa aku menghindar
Dari gradasi pesonanya
Bagaimana aku bisa lenyap
Dari gumpal bayangannya
Bagaimana aku bisa menjauh
Dari cakrawala keindahannya

Sejauh jarak yang kau bentangkan diantara aku dan dia
Hanya sejengkal,
Ku dapat mengetahui hadirnya
Menangkap garutan ekspresi
Yang terlukiskan dalam wajah teduh itu

Tuhanku,
Bagaimana pula dia padaku
Mungkinkah tak ubahnya sepertiku
Senantiasa bergelayut kegundahan yang menggebu

Tak ada detik kedamaian
Tiada gudang kenyamanan
Semua hambar dan kelam

Ketika perangkap cemburu
Nyaris membungkam melodi nafas
Yang memutus sambungkan nyawaku

Aku masih manusia biasa
Yang tak mau jadi wanita
Hanya bersandar dipunggung pria
Namun tak berarti tak butuh lelaki
Untuk jadi imam yang hakiki...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar